PT Mega Capital Sekuritas Mega Capital Sekuritas

Riset

Sebelum berinvestasi, kami sarankan Anda untuk mempelajari dan membaca syarat dan ketentuan berinvestasi dengan cermat

Daily Info
IHSG Naik +0.38%.
22 FEBRUARI 2019

     IHSG Naik +0.38%. IHSG ditutup naik +0.38% di 6,537 dengan sektor pertambangan (+1.50%) membukukan kenaikan terbesar sedangkan sektor aneka industri (-0.94%) mengalami penurunan terbesar. Saham BMRI, TPIA dan PGAS menjadi market leader sedangkan saham UNVR, ASII dan BNLI menjadi market laggard. Pasar merespon keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan 7-Days Repo Rate pada level 6%. Selain itu, pasar juga menantikan rilis kinerja keuangan untuk tahun 2018.


Trading Ideas
IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range: 6,500—6,580)
22 FEBRUARI 2019

       IHSG pada perdagangan kemarin sempat dibuka melemah, namun akhirnya mampu ditutup menguat di 6,537. Indeks berpeluang untuk melanjutkan penguatannya menuju resistance level 6,580. Stochastic berada pada kecenderungan menguat. Namun jika indek berbalik melemah dapat menguji support level 6,500. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.


    Weekly Technical - Equity
    Weekly View 23 — 27 Oktober 2017
    23 OKTOBER 2017


    Technical Outlook
    2019 Technical Outlook
    27 DESEMBER 2018


    Company Update
    PT Bumi Serpong Damai Tbk.
    14 FEBRUARI 2019

          For 2019, BSDE have announced their pre-sales target at IDR 6.2 trillion contractual sales or identical from their 2018 actual sales. By the end of 2018, BSDE booked IDR 6.2 Trilion of marketing sales or 86% from their 2018 target of IDR 7.2 Trilion. With the flattish outlook of the company marketing sales target, unsatisfactory 9M2018 financial performance, and political year sentiment ahead on the first half, we reduce our BSDE target price for 2019 into IDR 1,530 per share, reflecting 70% discount to RNAV, P/E 2019F 9.71x, and P/BV 2019F 0.87x. Despite of the reduced target price, we maintain Buy recommendation for BSDE. We believe the 2nd half of 2019 will be better time for the property sector after election results and the dovish interest rate outlook ahead.



    Monthly Economy Report
    KONDISI EKONOMI GLOBAL
    29 JANUARI 2019

          Sering dengan perlambatan ekonomi global akibat perang dagang AS-Tiongkok serta kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada 2018, diprediksi pertumbuhan ekonomi global tahunan,yang mana sebagian besar rilis pada bulan Februari, ikut melambat bila dibandingkan dengan tahun 2017


    KONDISI EKONOMI INDONESIA.


           ” Pada bulan ini, Indonesia akan merilis pertumbuhan ekonomi kuartal-IV sekaligus pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018, diperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal-IV 2018 adalah sebesar 5,05%, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,15%. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding pertumbuhan 2017, namun lebih rendah dibanding target pemerintah sebesar 5,20%. Di sisi lain, Nilai Tukar Rupiah akan cenderung stabil di level Rp 14.001 - Rp 14.117.”


    Prospectus
    Prospektus CIMB-P Dollar Bond (Maret 2018) Final
    23 OKTOBER 2018


    Earning Flash
    PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF.IJ, TP: IDR 8,800)
    24 AGUSTUS 2018

    2Q18 Result

       Pada 2Q18, LPPF mencatatkan  pendapatan bersih senilai IDR 3.95 triliun atau tumbuh +101.6% QoQ didukung oleh momentum Lebaran. Secara kumulatif, pendapatan bersih 1H18 tumbuh +3.1% YoY. Laba bersih 2Q18 mencapai IDR 1.1 triliun atau naik  +345% QoQ dengan laba 1H18 naik +0.5% YoY.  Kami menetapkan target harga saham LPPF sebesar IDR 8,800 per lembar yang mencerminkan PE’19E sebesar 12.55x dan PBV’19E sebesar 7.3x. 


    Economic Update
    Inflation: Sleep For A While
    10 APRIL 2017

    Maret 2017 terjadi deflasi sebesar 0,02% (MoM) atau berbanding terbalik dengan Februari 2017 yang mengalami inflasi 0,23% (MoM) serta prediksi beberapa ekonom dengan kisaran inflasi sebesar  0,08% (MoM) - 0,37% (MoM). Kelompok bahan makanan memberikan kontribusi deflasi  pasca panen raya sekaligus mengurangi tekanan inflasi Januari dan Februari 2017 akibat kenaikan tarif dasar listrik dan STNK. Meskipun demikian, kami menganggap deflasi Maret 2017 bersifat temporer dan memperkirakan April 2017 akan  terjadi inflasi dengan level yang rendah secara bulanan yaitu 0,08% (MoM) namun lebih tinggi secara tahunan sebesar 4,42% (YoY).  Di tahun 2017, kami memperkirakan inflasi akan sebesar 4,41% atau masih dalam target Bank Indonesia (4±1%).  BI 7-Day RRR juga diperkirakan akan  dipertahankan pada level 4,75% pada April 2017.



    IPO Update
    IPO Summary - PT Madusari Murni Indah Tbk.
    8 AGUSTUS 2018

    Sekilas Perusahaan

    PT Madusari Murni Indah (“Perseroan”) bergerak di bidang produksi ethanol, karbondioksida cair, dry ice dan pupuk yang terintegrasi dengan kegiatan distribusi dan perdagangan.


    Kisaran Harga Saham

    IDR 500- IDR 600


    Jadwal Sementara
    Perkiraan Masa Penawaran Awal                                                      : 6 – 9 Agustus 2018

    Perkiraan Tanggal Efektif                                                                    : 21 Agustus 2018

    Perkiraan Masa Penawaran Umum                                                 : 23 - 27 Agustus 2018

    Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik                : 29 Agustus 2018

    Perkiraan Tanggal Pencatatan                                                           : 30 Agustus 2018


    Jumlah Saham yang Ditawarkan

    Sebanyak-banyaknya 495,946,000 lembar saham  (20.00%)


    Penjamin Pelaksana Emisi Efek

    PT Sucor Sekuritas



    Market Outlook
    2019 Outlook
    30 NOVEMBER 2018


    Monthly Technical
    January Economic Outlook
    27 DESEMBER 2018


    Stock Call
    PT Dewata Freight International Tbk. (DEAL.IJ, TP: IDR 935)
    26 DESEMBER 2018

    FINANCIAL PROJECTION

    Balanced Sheet. Proceed of IPO funds made Equity jump to IDR 128 billion in 2018 from IDR 17 billion previously. For 2019 we project Equity to reach IDR 150 billion. Total Assets grew to IDR 448 billion in 2019.

    Profit & Loss. We project Total Revenue to grow 93% YoY to IDR 367 billion while Net Income grew 562% YoY to IDR 18 billion in 2019.