JAJARAN MANAJEMEN
Sarmiati lahir di Madiun, 4 April 1958 dan diangkat sebagai Komisaris PT Mega Capital Sekuritas pada tahun 2021 dan sebagai Komisaris Utama PT Mega Capital Sekuritas pada tahun 2024.
Sarmiati meraih gelar Sarjana Manjemen dari Universitas Brawijaya pada tahun 1981 dan Magister Manajemen dari Universitas Esa Unggul pada tahun 1998, selain menempuh pendidikan formal, Beliau juga aktif mengikuti berbagai pendidikan, training dan seminar di bidang Pasar Modal, Perbankan serta Manajemen Risiko, baik di dalam maupun di luar negeri.
Beliau memiliki pengalaman selama kurang lebih 45 tahun di bidang Pasar Modal dan memiliki pengalaman berkarir di berbagai posisi strategis, antara lain Head of Capital Market Services PT Bank Dagang Negara (1981 - 1998), Adivisory Capital Market (1996 - 2000), Direktur PT Kharisma Mulatama (1998 - 2000), Komisaris PT Kharisma Mulatama (2000 - 2003), Head of Capital Market Services PT Bank Mega Tbk (2000 - 2018) dan Group Head of Capital Market Services PT Bank Mega Tbk (2018 - saat ini).
Selain memiliki pengalaman berkarir di berbagai posisi strategis di bidang Pasar Modal, Beliau juga memiliki pengalaman organisasi, antara lain Anggota Komite Usaha PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, Ketua Komisi Perdagangan Asosiasi Bank Kustodian Indonesia, Ketua Komite Pengembangan Usaha Asosiasi Bank Kustodian Indonesia, Ketua Asosiasi Wali Amanat Indonesia, Anggota Komite Pencatatan Efek PT Bursa Efek Indonesia, Anggota Komite Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, dan Penasehat Asosiasi Wali Amanat Indonesia.
Pada tahun 2022 bersama dengan Direktorat Pasar Modal Syariah - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN - MUI), Sarmiati ditunjuk menjadi anggota Tim Penyusun Modul Kompetensi Penerbitan Sukuk Korporasi.
Lahir di Jakarta pada 24 Februari 1959, Sakli Anggoro memulai pendidikannya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta pada tahun 1981.
Beliau memperoleh Sarjana Ekonomi Manajemen di Universitas Indonesia pada tahun 1987. Lalu, menyelesaikan pendidikan Master of Science in Professional Accounting di University of Hartford, Amerika Serikat pada tahun 1993. Sakli Anggoro meraih gelar Doktor Manajemen dan Bisnis dari Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2012.
Tahun 1982-2019, Sakli Anggoro memulai kariernya di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan dipercaya memimpin beberapa Kantor Wilayah strategis seperti Kanwil DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, Jawa Tengah, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan I.
Setelah mengakhiri pengabdian di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Beliau melanjutkan kiprahnya di sektor jasa keuangan sebagai Komisaris Independen PT Mega Asset Management (2019–2024) dan Komisaris Independen PT Mega Capital Sekuritas sejak Februari 2025.
Lahir di Jakarta pada tahun 1974. Yimmy Lesmana memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti. Beliau telah menekuni karir selama 15 (lima belas) tahun dan pernah menduduki berbagai jabatan penting pada beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang pemasaran produk jasa keuangan meliputi perbankan, asuransi dan pasar modal. Yimmy mulai bergabung dengan kelompok usaha CT Corpora pada tahun 2006 dan pernah dipercaya untuk menduduki berbagai jabatan Direksi Perusahaan, saat ini menjadi Direktur Utama di PT Mega Capital Sekuritas, sebelumnya Direktur PT Mega Asset Management dan Direktur PT Mega Capital Investama.
Yimmy Lesmana telah memiliki izin perseorangan Wakil Perusahaan Efek yang dikeluarkan Oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, yakni izin orang perseorangan Wakil Manajer Investasi dan Wakil Penjamin Emisi Efek melalui Surat Keputusan Ketua Otoritas Jasa Keuangan No.KEP-446/PM.211/PJ-WMI/2016, 15 November 2016, No.KEP-40/PM.212/PJ-WPEE/2016, 28 Desember 2017.
Lahir di Semarang pada bulan November 1967. Ary Satrio meraih gelar Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1991. Pada tahun 1992 Ary mengawali karier di bidang jasa keuangan dengan bekerja di PT Bank Bali Tbk (kemudian menjadi PT Bank Permata Tbk) dan menduduki berbagai posisi manajerial di Kantor Cabang dan Kantor Pusat. Pada bulan September 2010 Ary bergabung dengan PT Bank Mega Tbk dan memimpin divisi-divisi Process Management, Network Operations, Internal Control, Operational Risk Management, dan Internal Audit. Pada bulan Mei 2026 Ary bergabung di PT Mega Capital Sekuritas, kemudian menjabat sebagai Direktur sejak tanggal 29 September 2026.
Ary Satrio telah memiliki izin perseorangan Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-359/PM/WPPE/TTE/2026, tertanggal 14 April 2026.